Main Content

Sadili, Lubuk Mandarsah, Provinsi Jambi, Indonesia

“Masyarakat mungkin punya keyakinan bahwa ini hak mereka, sehingga walaupun dukungan dari pihak pemerintah, pihak kepolisian dan lain sebagainya sama sekali belum ada. Makanya masyarakat punya inisiatif menduduki lahan di sini, hanya untuk mempertahankan hidup. Karena yakin bahwa ini hak mereka ... Maka dari itu masyarakat di sini, khususnya kaum tani, yakin, kaum tani kalau tidak punya tanah tidak mungkin bisa hidup. Maka dari itu sama aja kalau berjuang mempertahankan tanah, sama aja dengan mempertahankan hidup.”

Answer

Bagi masyarakat di Lubuk Mandarsah, berladang bukan hanya suatu jalan hidup, namun juga merupakan suatu tindakan perlawanan. Beberapa tahun yang lalu, Asia Pulp & Paper (APP) merampas tanah adat masyarakat dan menebang ladang masyarakat untuk dijadikan perkebunan Eucalyptus. Setelah APP memanen tanaman Eucalyptus, masyarakat kembali ke wilayah tersebut dan merebut lahannya kembali, kemudian menanam tanaman pangan sebelum APP dapat menanami kembali dengan tanaman perkebunan monokultur untuk pulp dan kertas.