Main Content

David Rajaguguk, staf Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM), suatu LSM solidaritas di Parapat, Sumatera Utara, Indonesia

“Jadi harapan kita kepada pemerintah Indonesia, segera akui hak-hak masyarakat adat agar mereka dapat mengelola kembali tanah adatnya. Khusus bagi orang Batak, tanah adat adalah identitas bagi mereka, identitas marga mereka, kalau tanah adat mereka hilang, artinya marga mereka akan hilang, generasi mereka akan hilang.”

Answer

Lebih dari 30 tahun yang lalu, lahan masyarakat adat diambil dan diberikan kepada perusahaan pulp dan kertas dengan janji bahwa suatu hari lahan tersebut akan dikembalikan. Hingga saat ini banyak masyarakat adat Batak terus menuntut pemerintah dan perusahaan mengembalikan tanah adat mereka yang erat kaitannya dengan keberlanjutan budaya masyarakat.

Foto masyarakat adat Batak di Nagasaribu.