Main Content

M. Jais, anggota kelompok masyarakat Sekato Jaya di Provinsi Jambi, Indonesia

“Tanah adat yang sudah kami kuasai itu harus balik dengan kami ... Kalau memang mau diselesaikan itu gampang sekali untuk menyelesaikan, kembalikan aja.”

Answer

Pada tahun 2013, Asia Pulp & Paper (APP), perusahaan bubuk kertas terbesar di Indonesia, merespon tekanan publik yang telah berlangsung bertahun-tahun mengenai sejarah perampasan lahan dan pelanggaran HAM oleh APP yang disertai janji-janji menyelesaikan konflik lahan bersama masyarakat. Sampai saat ini ada masih ada ratusan konflik masyarakat, seperti konflik yang terjadi di Desa Lubuk Mandarsah, yang belum diselesaikan.