Main Content

Delima Boru Tobing, Desa Aek Lung, Sumatera Utara, Indonesia

“Dari sejak dulu tanah ini milik leluhur kami. Kami datang untuk berladang, tetapi pihak PT Toba Pulp Lestari (TPL) selalu menakut-nakuti kami. Kami meminta dan memohon kepada pemerintah kami supaya tanah adat kami ini di lepaskan, supaya dapat kami kerjakan kembali dan kami dapat memenuhi kebutuhan hidup kami dan keturunan kami nantinya.”

Answer

Lebih dari 30 tahun yang lalu, lahan masyarakat adat diambil dan diberikan kepada perusahaan pulp dan kertas dengan janji bahwa suatu hari lahan tersebut akan dikembalikan. Hingga saat ini banyak masyarakat adat Batak terus menuntut pemerintah dan perusahaan mengembalikan tanah adat mereka yang erat kaitannya dengan keberlanjutan budaya masyarakat.