Main Content

Beslin Simamora, Desa Aek Lung, Sumatera Utara, Indonesia

“Saya memperjuangkan tanah adat kami. Tidak ada tanah lain yang dapat saya usahai lagi selain tanah ini sendiri demi kebutuhan hidup keluarga kami dan menyekolahkan anak saya. Kami berharap kepada Pemerintah supaya memberi perhatian kepada kami, supaya tanah adat kami ini kembali kepada kami, dan kami dapat menyekolahkan anak kami, dan kepada PT TPL supaya jangan menganggu kami lagi.”

Answer

Lebih dari 30 tahun yang lalu, lahan masyarakat adat diambil dan diberikan kepada perusahaan pulp dan kertas. Hingga saat ini banyak masyarakat adat Batak terus menuntut pemerintah dan perusahaan mengembalikan tanah adat mereka yang erat kaitannya dengan keberlanjutan budaya masyarakat.